
Pandeglang, [06/08/2025]. SMPN 2 Mandalawangi menyelenggarakan kegiatan sosialisasi sekolah inklusi yang dihadiri oleh orang tua siswa, para tokoh masyarakat, dan jajaran dinas pendidikan setempat. Acara ini merupakan langkah nyata sekolah dalam memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya pendidikan inklusif yang terbuka bagi semua anak, tanpa terkecuali.
Hadir dalam acara ini adalah Bapak H. Jarwo selaku pengawas sekolah, Bapak H. Suma dari Komite Sekolah, dan Bapak Sekdis yang mewakili Ibu Bupati Pandeglang. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah SMPN 2 Mandalawangi, Bapak Mohamad Yamin, M.Pd., yang dalam sambutannya menekankan komitmen sekolah untuk menjadi lembaga pendidikan yang ramah dan suportif bagi seluruh siswa, termasuk siswa berkebutuhan khusus.
Menghilangkan Batasan, Merangkul Keberagaman
Dalam paparannya, Bapak Mohamad Yamin, M.Pd. menjelaskan bahwa sekolah inklusi bertujuan untuk menghilangkan batasan dan stigma, serta menciptakan lingkungan belajar yang setara dan suportif. “Sekolah inklusi bukan hanya tentang menerima siswa berkebutuhan khusus, tetapi juga tentang bagaimana kita sebagai komunitas sekolah, bersama-sama mewujudkan pendidikan yang ramah dan menghargai keberagaman,” ujarnya. Beliau juga mengajak para orang tua untuk menjadi mitra aktif dalam proses ini, karena dukungan dari rumah adalah kunci keberhasilan.
Dukungan Penuh dari Pemerintah dan Komite Sekolah
Bapak Sekdis dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh SMPN 2 Mandalawangi. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk mendukung program-program pendidikan inklusif. “Pendidikan adalah hak setiap anak. Dengan adanya sekolah inklusi, kita memberikan kesempatan yang sama bagi semua anak untuk tumbuh dan berkembang bersama,” katanya.
Senada dengan itu, Bapak H. Suma selaku perwakilan dari Komite Sekolah menegaskan bahwa Komite Sekolah siap mendukung secara penuh kebijakan ini. “Kami percaya bahwa inklusi akan membuat sekolah kita lebih kaya akan pengalaman dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami siap bekerja sama dengan pihak sekolah untuk memastikan program ini berjalan dengan baik,” tegasnya.
Langkah Nyata Menuju Masa Depan yang Lebih Baik
Acara sosialisasi ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana para orang tua memiliki kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan kepala sekolah, pengawas, dan perwakilan pemerintah. Antusiasme para orang tua menunjukkan adanya kesadaran kolektif untuk mendukung pendidikan inklusi. Sosialisasi ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan awal dari sebuah perjalanan panjang untuk mewujudkan pendidikan yang lebih adil dan setara di SMPN 2 Mandalawangi. 🤝






